PENTINGNYA MERAWAT TRAFO DALAM PENGAPIAN MOTOR

Posted on

Konsep transformator diterapkan dalam pengapian sepeda motor dapat menghasilkan tegangan yang sangat tinggi. Jenis transformator yang dipakai yaitu transformator jenis step up. Di mana trafo step up berfungsi untuk menaikan tegangan. Maka dari itu busi pada sepeda motor bisa menghasilkan tegangan yang sangat tinggi. Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa busi (spark plug) bisa mengeluarkan arus listrik tegangan tinggi menjadi loncatan bunga api melalui elektrodanya. Loncatan bunga api terjadi disebabkan adanya perbedaan tegangan diantara kedua kutup elektroda busi (± 10.000 volt). Fungsi dari busi tersebut yaitu untuk membuat pengapian dengan tengangan yang tinggi. Makara semoga motor sanggup berjalan dengan baik maka perlu pengapian dengan tegangan tinggi. Bagaimana caranya bisa menghasilkan tegangan yang sangat tinggi (± 10 kV)?

Jasa Perawatan Trafo
Jasa Perawatan Trafo

Pengapian yaitu cara untuk memantik/ignition yaitu membuat percikan api untuk memulai proses pembakaran di dalam silinder yang sudah meliputi gas dari materi bakar yang sudah tergabung dengan oksigen. Pembakaran yang cepat tesebut menimbulkan ledakan yang menggerakkan piston naik dan turun, demikian seterusnya berulang ulang.

Untuk menghasilkan percikan, listrik harus melompat melewati celah udara yang terdapat di antara dua elektroda pada busi. Karena udara ialah isolator (penghantar listrik yang jelek), tegangan yang sangat tinggi dibutuhkan untuk mengatasi tahanan dari celah udara tersebut, juga untuk mengatasi sistem itu sendiri dan seluruh komponen sistem pengapian lainnya. Koil pengapian mengubah sumber tegangan rendah dari aki atau koil sumber (12 V) menjadi sumber tegangan tinggi (10 KV atau lebih) yang dibutuhkan untuk menghasilkan loncatan bunga api yang berpengaruh pada celah busi dalam sistem pengapian. Makara koil pengapian ini berfungsi sebagai transformator step up.

Pada koil pengapian, kumparan primer dan sekunder digulung pada inti besi. Kumparan-kumparan ini akan menaikkan tegangan yang diterima dari baterai menjadi tegangan yang sangat tinggi melalui induksi elektromagnetik. Inti besi (core) dikelilingi kumparan yang terbuat dari baja silicon tipis.

Dalam kumparan pengapian terdapat kumparan primer dan kumparan sekunder yang dililitkan pada tumpukan-tumpukan plat besi tipis. Diameter kawat pada kumparan primer 0,6 – 0,9 mm, dengan jumlah lilitan 200–400 kali, sedangkan diameter kawat pada kumparan sekunder 0,05–0,08 mm dengan jumlah lilitan sebanyak 2000–15.000 kali. Karena perbedaan jumlah gulungan pada kumparan primer dan sekunder tersebut, dengan cara mengalirkan arus listrik secara terputus-putus pada kumparan primer (sehingga pada kumparan primer timbul/hilang kemagnetan secara tiba-tiba), maka kumparan sekunder akan terinduksi sehingga timbul induksi tegangan tinggi sebesar ± 10.000 volt.

Nah itu ialah salah satu pola penerapan konsep transformator dalam kehidupan sehari-hari. Hati-hati jikalau anda mencoba untuk memperbaiki sepeda motor anda sendiri, maka anda membutuhkan Jasa Perawatan Trafo jikalau salah bisa-bisa anda kena setrum tegangan tinggi (10 kV) yang cukup membuat anda pingsan seperti pria yang satu ini Sewatama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *