Ketahui Penyebab Dan Penanganan Anosmia Pada Anak

Posted on

Kemudahan dalam mengonsumsi makanan menjadi salah satu hal yang patut disyukuri. Jika anda dapat mengonsumsi makanan dengan baik dan mencium bau makanan dengan baik maka dapat dikatakan anda memiliki kondisi yang sehat. Indera penciuman akan merangsang anda untuk merasakan lapar atau menginginkan suatu hal bila berkaitan dengan makanan. Namun, indera penciuman juga akan membantu anda dalam mengenali beragam bau dalam lingkungan anda agar tercipta lingkungan yang sehat dan nyaman ditinggali.

Anosmia merupakan salah satu jenis gangguan pada indera penciuman yang membuat penderitanya tidak dapat merasakan bau. Anosmia biasanya diderita oleh orang yang mengalami penyakit flu. Namun, dalam bebearapa kasus Anosmia terjadi kepada penderita dan disebabkan oleh beberapa hal yang menyebabkan indera penciuman menjadi menurun kinerjanya. Anosmia yang terjadi pada anak – anak akan membuat anak menjadi tumbuh tidak optimal dan mengganggu aktivitas harian anak. Hal ini disebabkan anak tidak dapat mencium bau makanan yang mereka makan yang akan mengakibatkan nafsu makan mereka menurun.

Anosmia
Anosmia

Anosmia sendiri dapat menjadi gangguan pada indera pencium yang bersifat sementara dan juga dapat bertahan cukup lama dalam beberapa kasus. Anosmia dapa disebabkan oleh beberapa faktor yakni menderitas sinus, terjadi infeksi pada saluran pernapasan, mendapat trauma kepala, kegiatan merokok, terjangkit penyakit penurunan kinerja saraf seperti Alzheimer dan juga faktor usia. Anosmia juga dapat dikarenakan beberapa kegiatan yang dilakukan oleh penderita yakni terjangkit COVID 19, mengkonsumsi obat tertentu, terpapar bahan kimia tertentu seperti benzena dan asam sulfat, paparan limbah industri seperti kromium, kapur dan sejenisnya, kekurangan zat nutrisi, terkena sinar radiasi hingga bawaan lahir.

Jika anak anda mengalami masalah terhadap indera penciumannya, ada baiknya anda melakukan kegiatan check up sedari dini. Terlebih jika anak anda menderita gangguan penciuman cukup lama. Hal tersebut dilakukan untuk mendeteksi sumber masalah pada indera penciuman anak anda. Dengan begitu, dapat diberikan pengobatan alternatif pada anak dalam mengatasi masalah indera penciuman mereka. Hal ini dapat dikaitkan dengan kegiatan parenting atau pendampingan kepada anak.

Tidak semua kegiatan berkurangnya indera penciuman termasuk kedalam Anosmia. Lebih baik melakukan kegiatan konsultasi kepada dokter untuk mengetahui penyebabnya. Pemeriksaan yang dilakukan dapat berupa sesi konsultasi hingga pemeriksaan fisik terkait penyakit tersebut. Jika indera penciuman anda yang berkurang kemampuannya dibiarkan maka akan menyebabkan masalah kesehatan yang cukup parah.

Ada baiknya melakukan kegiatan parenting pada anak dengan melakukan kegiatan check up rutin ke dokter. Kenali sedari dini ketika anak merasakan ada yang salah pada tubuh mereka. Kegiatan ini akan mendorong anak untuk selalu memberitahukan kepada anda ketika terjadi masalah pada kesehatan tubuh mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *